Arkomindonesia

Yogyakarta

Memahami Pengelolaan Air Berbasis Komunitas: Sebuah Pembelajaran dari Komunitas Banyu Bening, Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Summary:             Diprediksi antara tahun 2015 hingga 2045, kebutuhan akan suplai air di Indonesia akan meningkat sebesar 31%. Di sisi lain, tingkat pencemaran air di Indonesia juga meningkat. Lebih dari setengah total jumlah sungai di Indonesia mengalami pencemaran. Lebih dari 90 persen sample air bawah tanah sudah melebihi ambang batas polutan. Di Provinsi Yogyakarta, sebuah […]

Memahami Pengelolaan Air Berbasis Komunitas: Sebuah Pembelajaran dari Komunitas Banyu Bening, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Read More »

Strategi Pengelolaan Resiko Bencana Berbasis Komunitas: Langkah Taktis Warga Glagaharjo dalam Menghadapi Erupsi Merapi

Hari kamis tanggal 13 Juli 2023, Arkom Indonesia dan Paguyuban Kalijawi bersama 23 mahasiswa dari Queensland University, dan 18 mahasiswa prodi Arsitektur dan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Gadjah Mada mengunjungi Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda Arkom Indonesia yang bertajuk “International Field Course:

Strategi Pengelolaan Resiko Bencana Berbasis Komunitas: Langkah Taktis Warga Glagaharjo dalam Menghadapi Erupsi Merapi Read More »

Menjelajahi Kekayaan Kotagede Melalui Jagalan Tlisih

Pada Kamis (06/07/2023) Arkom Indonesia bersama dengan 18 mahasiswa prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan 23 mahasiswa Queensland University, Australia mengadakan field trip menuju desa Jagalan, Kotagede. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Arkom Indonesia yang bertajuk “International Field Course: Exploring Development Complexities Indonesia Program 2023”.             Kampung Jagalan merupakan

Menjelajahi Kekayaan Kotagede Melalui Jagalan Tlisih Read More »