Arkomindonesia

“Workshop Reformasi Agraria Perkotaan: Mewujudkan Keadilan Tanah di Kawasan Perkotaan”

Minggu (12/05/2024) Arkom Indonesia bersama dengan Urban Poor Consortium (UPC) mengadakan workshop bertajuk “Workshop Reformasi Agraria Perkotaan” yang dihadiri oleh 26 anggota Paguyuban Kalijawi dari 15 kampung di Kota Yogyakarta. Workshop ini berlokasi di desa Sorowajan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan diadakannya workshop ini adalah membahas langkah-langkah strategis dalam mengatasi ketimpangan kepemilikan […]

“Workshop Reformasi Agraria Perkotaan: Mewujudkan Keadilan Tanah di Kawasan Perkotaan” Read More »

Gerakan Sosial dalam Memperjuangkan Kembali Hak atas Air: Diskusi Panel Kedua World Water Day

Forum ketiga peringatan World Water Day yang diadakan pada 22 Maret 2024 bertepatan dengan hari perayaan air sedunia. Forum terakhir dalam rangkaian diskusi ini mengangkat tema “Gerakan Sosial: Bentuk dan Kemunculannya.” Pada diskusi ini, dihadirkan dua panel yakni Mangala Subramaniam (Virginia Commonwealth University) dan Suraya Afif (Departemen Antropologi Universitas Indonesia). Turut bergabung Dominggus Elcid Li

Gerakan Sosial dalam Memperjuangkan Kembali Hak atas Air: Diskusi Panel Kedua World Water Day Read More »

Arkom Indonesia Gelar Forum Diskusi Kesenian Bersama Yayasan Asana Bina Seni Yogyakarta

Pada hari Selasa (07/05/2024), Arkom Indonesia bersama dengan Paguyuban Kalijawi mengadakan sebuah forum diskusi bersama dengan 10 anggota Yayasan Asana Bina Seni (Biennale) di kantor Yayasan Arkom, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Forum ini dibentuk sebagai sarana berbagi informasi dan pengalaman antara Yayasan Arkom, Paguyuban Kalijawi, dan Asana Bina Seni yang bergerak di

Arkom Indonesia Gelar Forum Diskusi Kesenian Bersama Yayasan Asana Bina Seni Yogyakarta Read More »

Menuju Pengelolaan Air Publik: Membahas Keadilan dalam Pelayanan Air pada Peringatan World Water Day

Tak kalah menarik dari forum diskusi yang pertama, forum yang kedua mengambil tema diskusi “Makna dan Landasan Ranah Publik untuk Penyediaan Pelayanan Air yang Berkeadilan.” Pada diskusi ini, Panitia Indonesia untuk The People’s Water Forum 2024 menghadirkan sejumlah ahli seperti David McDonald (Queen’s University) dan Farabi Fakih (Universitas Gadjah Mada). Dalam diskusi kali ini, hadir

Menuju Pengelolaan Air Publik: Membahas Keadilan dalam Pelayanan Air pada Peringatan World Water Day Read More »

Bagaimana Pelayanan Publik kita Setelah Privatisasi?: Diskusi Meja Bundar World Water Day

Panitia Indonesia untuk The People’s Water Forum 2024 menyelenggarakan rangkaian acara diskusi untuk memperingati World Water Day yang jatuh setiap tanggal 22 Maret. Mengambil tema besar “Merajut Kembali Semesta Air dalam Ruang Hidup”, agenda ini merupakan bagian dari rangkaian besar kegiatan The People’s Water Forum 2024 atau Forum Air Rakyat 2024 yang akan diselenggarakan di

Bagaimana Pelayanan Publik kita Setelah Privatisasi?: Diskusi Meja Bundar World Water Day Read More »

Memahami Pengelolaan Air Berbasis Komunitas: Sebuah Pembelajaran dari Komunitas Banyu Bening, Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Summary:             Diprediksi antara tahun 2015 hingga 2045, kebutuhan akan suplai air di Indonesia akan meningkat sebesar 31%. Di sisi lain, tingkat pencemaran air di Indonesia juga meningkat. Lebih dari setengah total jumlah sungai di Indonesia mengalami pencemaran. Lebih dari 90 persen sample air bawah tanah sudah melebihi ambang batas polutan. Di Provinsi Yogyakarta, sebuah

Memahami Pengelolaan Air Berbasis Komunitas: Sebuah Pembelajaran dari Komunitas Banyu Bening, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Read More »

Strategi Pengelolaan Resiko Bencana Berbasis Komunitas: Langkah Taktis Warga Glagaharjo dalam Menghadapi Erupsi Merapi

Hari kamis tanggal 13 Juli 2023, Arkom Indonesia dan Paguyuban Kalijawi bersama 23 mahasiswa dari Queensland University, dan 18 mahasiswa prodi Arsitektur dan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Gadjah Mada mengunjungi Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian agenda Arkom Indonesia yang bertajuk “International Field Course:

Strategi Pengelolaan Resiko Bencana Berbasis Komunitas: Langkah Taktis Warga Glagaharjo dalam Menghadapi Erupsi Merapi Read More »

Field-sites Visit oleh Mahasiswa Queensland University dan UGM bersama Arkom Indonesia dan Paguyuban Kalijawi 

Kegiatan Arkom Indonesia bersama Queensland University, Australia dan Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Gadjah Mada, berlanjut pada kegiatan field site visits. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tim, yaitu Grup Urban dan Grup Rural. Grup Urban terdiri dari 11 mahasiswa QU dan 9 mahasiswa UGM, mereka akan dibersamai oleh Paguyuban Kalijawi dan Arkom Indonesia untuk

Field-sites Visit oleh Mahasiswa Queensland University dan UGM bersama Arkom Indonesia dan Paguyuban Kalijawi  Read More »

Menjelajahi Kekayaan Kotagede Melalui Jagalan Tlisih

Pada Kamis (06/07/2023) Arkom Indonesia bersama dengan 18 mahasiswa prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan 23 mahasiswa Queensland University, Australia mengadakan field trip menuju desa Jagalan, Kotagede. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Arkom Indonesia yang bertajuk “International Field Course: Exploring Development Complexities Indonesia Program 2023”.             Kampung Jagalan merupakan

Menjelajahi Kekayaan Kotagede Melalui Jagalan Tlisih Read More »

Pendamping 

YAI (Yayasan Arkom Indonesia) dalam melakukan kerja pasca bencana di Sulawesi Tengah 2018 menempatkan kerja pendampingan masyarakat sebagai pilar utama kegiatannya. Sebelum kegiatan dimulai para calon pendamping mengikuti workshop pendampingan masyarakat. Dalam masa tanggap darurat YAI mengunakan moto Pilah Pilih Pulih (3P). Para calon pendamping bekerja sama dengan masyarakat Penyintas mengumpulkan material bekas bencana untuk

Pendamping  Read More »