Arkomindonesia

EKOSISTEM DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA TERJAGA DAN DIKELOLA SECARA BERKELANJUTAN DAN MERATA, UNTUK KESEJAHTERAAN GENERASI SEKARANG DAN YANG AKAN DATANG.

FAQ

APA ITU WWF?

WWF adalah singkatan dari “World Wide Fund for Nature”. Nama tersebut merefleksikan komitmen WWF untuk bekerja—tidak hanya terkait isu kehidupan alam liar—tapi juga pada isu-isu lingkungan lainnya yang strategis. WWF adalah salah satu lembaga konservasi terbesar dan paling berpengalaman di dunia, yang didirikan secara resmi tahun 1961. Sekertariat pusat WWF, yaitu WWF International, bertempat di Gland, Swiss. Sebagai organisasi global, WWF memiliki jaringan kerja yang terdiri dari lebih dari 80 kantor di lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Secara global, WWF didukung oleh lebih dari 5 juta supporter.

APA ITU YAYASAN WWF INDONESIA?

Yayasan WWF Indonesia adalah organisasi konservasi nasional yang mandiri dan merupakan bagian dari jaringan global WWF. Mulai bekerja di Indonesia pada tahun 1962 dengan penelitian Badak Jawa di Ujung Kulon, Yayasan WWF Indonesia saat ini bergiat di 34 wilayah kerja lapangan, tepatnya di 18 propinsi, mulai dari Aceh hingga Papua. Didukung oleh sekitar 500 staf, WWF bekerja bersama pemerintah, swasta, LSM, kelompok masyarakat madani, dan publik luas. Sejak 2006 hingga 2018, Yayasan WWF Indonesia didukung oleh sekitar 100 ribu (lebih) supporter di dalam negeri.

BAGAIMANA STATUS ORGANISASI YAYASAN WWF INDONESIA?

Pada tahun 1998, Yayasan WWF Indonesia resmi menjadi lembaga nasional berbadan hukum Yayasan. Dengan demikian Yayasan WWF Indonesia memiliki entitas legal, independen, berbadan hukum sesuai ketentuan di Indonesia. Dengan status yayasan, Yayasan WWF Indonesia memiliki struktur organisasi sendiri, kemandirian dan fleksibilitas dalam menggalang dana dan mengembangkan program.

APA MISI YAYASAN WWF INDONESIA?

Misi utama Yayasan WWF Indonesia adalah melestarikan, merestorasi, dan mengelola ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia secara berkeadilan demi keberlanjutan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, melalui upaya:

  • Menerapkan dan mempromosikan praktik-praktik konservasi terbaik yang berbasis sains, inovasi dan kearifan tradisional
  • Memfasilitasi pemberdayaan kelompok-kelompok yang rentan, membangun koalisi dan bermitra dengan masyarakat madani, dan bekerjasama dengan pemerintah dan sektor swasta
  • Mempromosikan etika pelestarian yang kuat, kesadaran serta aksi konservasi di kalangan masyarakat Indonesia
  • Melakukan advokasi dan mempengaruhi kebijakan, hukum, dan institusi terkait untuk mendorong tata kelola lingkungan yang lebih baik

DARI MANA SUMBER DANA YAYASAN WWF INDONESIA?

WWF-Indonesia tidak menerima dana dari APBN atau APBD, tetapi memperoleh dukungan dana lebih dari 40 lembaga donor, aid agencies, filantropi, serta dukungan lebih dari 100,000 supporter kami di seluruh Indonesia (data tahun 2018). Sumber dana dan laporan keuangan Yayasan WWF Indonesia diaudit oleh auditor terpercaya, dan dipublikasikan secara terbuka setiap tahunnya. Lihat tautan berikut untuk mengunduh laporan tahunan (Annual Report) atau laporan keuangan kami.

EnglishIndonesian